deepHR untuk Rumah Sakit
dHdeepHR untuk Rumah Sakit Jadwalkan Demo
HRIS untuk Rumah Sakit

Kelola nakes dengan data, bukan dengan perasaan.

deepHR memetakan jam kerja, shift, kompetensi, dan izin praktik setiap tenaga kesehatan. Beban kerja jadi adil, biaya SDM terkendali, dan rumah sakit siap akreditasi kapan saja.

Untuk RS swasta, grup RS, RS kelas C dan D, serta RSUD/BLUD. Dapat dipakai tanpa mengganti SIMRS Anda.

Roster Ruang Rawat Inap · Minggu 436 perawat · shift 8 jam · garis = 40 jam/minggu
32 jamselisih beban tertinggi–terendah
5×shift malam terbanyak per orang
8 jamlembur minggu ini
P Pagi S Siang M Malam L Libur + lembur 4 jam Data ilustrasi
Masalah yang dialami banyak RS

Ada nakes yang kelelahan dan ada yang longgar. Biaya SDM tetap naik.

Jumlah tenaga sering bukan akar masalahnya. Yang kurang adalah data: siapa bekerja berapa jam, di shift apa, dengan kompetensi apa, dan berapa biayanya per unit.

78,1%

dokter internship bekerja lebih dari 40 jam per minggu.

Survei PIDI-PIDGI, Mei 2026
79,1%

dari mereka mengalami burnout tingkat sedang.

Survei PIDI-PIDGI, Mei 2026
1,18 vs 0,37

indeks beban kerja shift pagi vs shift malam di satu unit yang sama.

Studi FTE, RS Bedah Surabaya
5–10%

batas wajar turnover perawat per tahun. Banyak RS sudah melewatinya.

Gillies, dikutip MAHESA 2024

Jam kerja tidak terukur

Jadwal disusun manual. Lembur dan tukar shift dicatat lewat WhatsApp.

Beban menumpuk

Yang paling kompeten dan paling mau diminta tolong mendapat shift malam paling banyak.

Lelah dan merasa tidak adil

Tunjangan sama untuk beban dan kompetensi yang berbeda. Risiko kesalahan klinis naik.

Nakes terbaik keluar

Turnover naik. Pengetahuan unit ikut hilang.

Rekrut lagi tanpa analisis

Jumlah pegawai dan biaya bertambah, tapi distribusi bebannya tetap timpang.

deepHR memutus siklus ini di setiap titiknya, dimulai dengan membuat jam kerja, beban, kompetensi, dan biaya setiap nakes terlihat di satu tempat.

Solusi

Empat masalah, satu sumber data SDM

Jam kerja

Jadwal terencana, kelelahan terdeteksi lebih awal

Dokter jaga dan perawat bekerja berhari-hari tanpa jeda yang cukup karena tidak ada yang melihat totalnya.

  • Roster bulanan dan pola shift dengan penjadwalan otomatis per unit.
  • Peringatan shift berturut-turut dan unit yang kekurangan cakupan.
  • Absensi QR dan mesin sidik jari, dengan deteksi anomali seperti titip absen dan jam kerja yang tidak masuk akal.
  • Lembur dengan aturan bertingkat per hari kerja, hari libur, dan hari besar.
Beban kerja

Pembagian kerja merata, bisa dibuktikan dengan angka

Satu orang terus kebagian shift malam dan menggantikan rekan, sementara yang lain longgar.

  • Laporan cakupan, lembur, dan biaya tenaga kerja per unit dan per shift.
  • Jam lembur per pegawai dan tingkat absensi per departemen, sehingga ketimpangan langsung terlihat.
  • Tukar shift yang tercatat dan disetujui, tidak lagi lewat grup chat.
Kompetensi & benefit

Yang lebih kompeten dan berkontribusi, dihargai lebih

Tunjangan dan kenaikan gaji berbasis senioritas atau kedekatan, sehingga nakes terbaik merasa tidak dihargai.

Kamus kompetensi→Peta skill & kredensial→KPI & penilaian→Kalibrasi 9-Box→Rekomendasi kenaikan→Payroll
  • Grade dan jenjang karier yang jelas per profesi.
  • Rencana pengembangan individu untuk menutup kesenjangan kompetensi.

Nakes terbaik dihargai sesuai kontribusinya.

Biaya SDM

Kelebihan tenaga diselesaikan bertahap, tanpa PHK massal

Biaya pegawai besar karena rekrutmen mengikuti permintaan unit, bukan analisis. Manajemen sulit mencari jalan keluar.

  1. Lihat: total biaya SDM, biaya per pegawai, dan Human Capital ROI per unit.
  2. Kunci: rekrutmen baru hanya lewat rencana kebutuhan tenaga yang beranggaran.
  3. Simulasikan: dampak jumlah pegawai, kenaikan gaji, dan turnover terhadap payroll.
  4. Pindahkan: mutasi dan rotasi dari unit yang berlebih ke unit yang kekurangan, dibekali pelatihan ulang.
  5. Tata: program perbaikan kinerja dan proses keluar yang terdokumentasi rapi.
Kepatuhan & akreditasi

Siap akreditasi setiap hari, bukan dikebut sebulan sebelum survei

Surveior mengambil sampel acak berkas pegawai. deepHR menyimpan izin praktik, kredensial, orientasi, dan riwayat pelatihan setiap nakes di satu tempat, dan memberi peringatan sebelum ada yang kedaluwarsa.

Kredensial yang perlu ditindaklanjutiData ilustrasi
NakesDokumenBerlaku s.d.Status
dr. A., Sp.PDSIP−12 hariKedaluwarsa
Ns. R., S.KepSIP Perawat38 hariSegera perpanjang
Ns. D., A.Md.KepSertifikat BLS71 hariSegera perpanjang
dr. B.ACLS412 hariAktif
Bd. S., A.Md.KebSTRSeumur hidupAktif
Yang diperiksa surveiorDi deepHR
Berkas kepegawaian per orang
Brankas dokumen pegawai: ijazah, STR, SIP, sertifikat, kontrak
Izin praktik masih berlaku
Kredensial dengan hitung mundur dan peringatan sebelum habis
Bukti orientasi pegawai baru
Template onboarding per unit dan jabatan, dengan tugas yang tercatat
Pendidikan berkelanjutan
Analisis kebutuhan pelatihan, jadwal, absensi, sertifikat, dan jam pelatihan
Penilaian kinerja staf
KPI dan siklus penilaian per jabatan
Kesiapan sebelum survei
Modul audit SDM untuk simulasi survei internal

Sesuai UU 17/2023: STR kini berlaku seumur hidup, sedangkan SIP tetap diperpanjang setiap 5 tahun dengan bukti kecukupan SKP. deepHR memantau masa berlaku SIP dan mencatat jam pelatihan setiap nakes.

Fondasi

Payroll Indonesia sudah siap pakai

Gaji, lembur, dan tunjangan nakes dihitung dari data jadwal dan kehadiran yang sama, lalu dilaporkan sesuai aturan pajak dan BPJS terbaru.

PPh 21 skema TERBukti Potong 1721-A1SPT Masa PPh 21 · CoretaxBPJS Kesehatan & KetenagakerjaanTHRLembur bertingkatAlokasi biaya per unitLaporan konsolidasi grup
Untuk siapa

Dirancang untuk rumah sakit yang ingin tumbuh efisien

RS swasta · kelas C & D

Tim SDM kecil, tuntutan besar

Ganti Excel dan map fisik dengan satu sistem. Jadwal, absensi, payroll, dan berkas akreditasi dikelola bersama.

Grup rumah sakit

Satu standar untuk semua cabang

Struktur organisasi multi-perusahaan, standar kompetensi yang seragam, mutasi antar-RS, dan laporan biaya SDM terkonsolidasi.

RSUD · BLUD

Penataan pegawai non-ASN

Kelola kontrak, jadwal, kinerja, dan kredensial tenaga non-ASN dengan jejak audit yang rapi.

Cara mulai

Dari demo ke go-live

  1. LANGKAH 1

    Demo terarah

    Kami tunjukkan roster, kredensial, dan biaya SDM menggunakan skenario RS seukuran Anda.

  2. LANGKAH 2

    Pemetaan & migrasi data

    Data pegawai, struktur unit, pola shift, dan dokumen kredensial dipindahkan dari Excel atau sistem lama.

  3. LANGKAH 3

    Go-live bertahap

    Dimulai dari unit dengan beban tertinggi, seperti IGD, rawat inap, atau ICU, lalu diperluas ke seluruh RS.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah harus mengganti SIMRS yang sudah ada?

Tidak. deepHR berdiri sendiri sebagai sistem SDM. Untuk pertukaran data dengan sistem lain, deepHR menyediakan API dan webhook.

Bisakah terhubung dengan mesin absensi yang sudah kami pakai?

deepHR mendukung sinkronisasi mesin sidik jari dan absensi QR per lokasi. Kami akan memeriksa tipe mesin Anda saat demo.

Bagaimana dengan keamanan data pegawai?

Akses diatur per peran dan izin, sehingga setiap pengguna hanya melihat data sesuai tugasnya. Setiap perubahan data tercatat di jejak audit.

Apakah cocok untuk RS dengan banyak cabang?

Ya. deepHR mendukung banyak perusahaan, cabang, dan lokasi dengan zona waktu WIB, WITA, dan WIT, serta laporan payroll terkonsolidasi.

Apakah ada asisten AI?

Ya. Hampir setiap modul memiliki asisten AI yang membantu membaca data, misalnya merangkum laporan shift atau menyoroti kredensial yang perlu ditindaklanjuti.

Jadwalkan demo

Lihat beban kerja nakes Anda dengan data

Ceritakan sedikit tentang rumah sakit Anda. Tim deepHR akan menyiapkan demo sesuai kelas RS dan prioritas Anda.

  • Simulasi roster dan pemerataan shift untuk satu unit
  • Contoh pemantauan SIP dan kredensial menjelang akreditasi
  • Gambaran biaya SDM per unit dan langkah efisiensinya
Prioritas Anda (boleh lebih dari satu)

Data Anda hanya dipakai untuk menghubungi Anda terkait demo deepHR.